Pages

Sunday, February 19, 2012

dapatkan satu hal, korbankan hal yang lain. :)

Mengutip kata-kata seorang mbak cantik:
"Tidak ada orang yang bisa mendapatkan semuanya, kalau dia sukses di satu hal, pasti ada hal lain yang dikorbankan"

Dan memang benar, kita harus banyak memilih dalam kehidupan ini..

Huff.. Jujur, akhir-akhir ini banyak yang membuat saya dilema (bahasa gaulnya : galau). Mulai dari jadwal kuliah yang semakin amburadul, jam praktikum yang nggak bisa dihitung lagi dengan jari, tumpukan laporan praktikum yang harus diselesaiin, agenda syuro' yang kedobel-dobel, sampai jam pertemuan mentoringpun yang kadang harus dirapel karna tubrukan dengan jadwal kuliah. Astaghfirullah.. #ini juga seharusnya belajar buat 2 praktikum besok pagi + nyelesaiin rekap suatu tugas negara tapi malah mampir ngeblog -,-

Bukan apa-apa sih, cuma ngerasa kalau hari ini sedang banyaak yang ingin saya tuliskan..

Hari ini seharusnya ada beberapa agenda da'wah(nggak usah saya sebutkan disini), dan udah sejak beberapa hari sebelumnya belum ada yang saya konfirm (karna rencananya ahad siang ada kumpul keluarga besar untuk milad bunda saya)

Sebenarnya sudah berencana mengikuti satu agenda organisasi paginya, tapi mendadak orangtua mengabari kalau nggak jadi kumpul keluarga besar karna ayah ada seminar di jogja. Dan memang tipikal ayah saya lebih suka mengendarai motor daripada mobil, jadilah beliau meminjam motor saya dan meminta saya menemani bunda jalan-jalan hari ini.

Sudah sempat membatin, "duh, terpaksa harus ijin lagi dari agenda" dengan sedikit merasa sesal juga. Tapi,, semua berubah saat negara api menyerang. #hehe bercanda

Semua berubah ketika hari ini selesai, setelah seharian menemani bunda ke tempat-tempat yang ingin beliau kunjungi. Di perjalanan pulang dari tempat touring terakhir, bunda megang tangan saya, trus bilang "bunda seneeeng banget hari ini bisa jalan-jalan berdua sama mbak anis aja.. kayaknya udah lama banget ya nggak jalan berdua kayak gini? makasih ya mbak anis.."

Dan nggak bisa ditahan lagi, air mata saya netes.. Anak macam apa saya, bukankah yang kayak gini itu lebih penting?

Bunda itu memang sudah seharusnya diatas segala-galanya, bahkan di atas da'wah sekalipun!

Mendadak teringat kisah seorang fulan di jaman Rasulullah dulu, kisah seorang fulan yang datang meminta saran kepada Rasulullah tentang keberangkatannya ke medan perang. Waktu itu Beliau SAW kurang lebih berucap "jika kau masih mempunyai seorang ibu, maka pulanglah ke rumah, dan rawatlah dia dengan sebaik-baiknya. Sesungguhnya yang demikian itu lebih baik bagimu"

Ya. Yang demikian itu lebih baik bagimu. Lebih baik bagi kita. Lebih baik bagi akhirat.

Benar-benar telah jelas bahwa berbakti pada orangtua itu harus dinomorsatukan, termasuk diatas nama da'wah sekalipun.

Jadi kenapa masih menyesal jika tidak dapat mengikuti suatu agenda da'wah karna harus menemani orangtua??

Dan jujur, saya bahkan nggak ada rasa menyesal sedikitpun terhadap hari ini. Dan juga terhadap hari-hari sebelumnya, yang mana mendadak harus meninggalkan beberapa urusan di jogja untuk pulang bertemu orangtua. Saya nggak menyesal. Sedikitpun.

Satu azzam kuat saya : nggak boleh ada air mata yang menetes dari mata bunda saya, juga ayah saya. titik.

Mari bahagiakan orangtua kita :D

Wednesday, February 8, 2012

bunda..

Bunda,

pinjami aku sifatmu yang pendiam,,

agar aku paham dan merasakan

saat kesedihan hatimu berbicara tanpa air mata..


*mendadak homesick,,
kangen semuanya.. kangen keluarga.. kangen bunda.. :'(

Sunday, February 5, 2012

asa

pada tanah tempat daun berjatuhan,
aku mencelupkan rindu pada butir embun di dahan,,

andai Kau mau menyentuhnya, Tuhan..

sebab hanya di pelukMu, segala perjalanan ini ingin berakhir tuju..

berharap dapat menjadi sesuatu yang mungkin bisa Kau rindu..
karna langkah merapuh tanpa diriMu,,

karna hati tlah letih..



walau tertatih, biar tertatih,
khilafkan putih,
hanya Kau mimpiku.. :')

Friday, February 3, 2012

fastabiqul khoirot!

Bila beban da'wah ini terlalu berat untukmu,
JANGANLAH berdoa agar amanah da'wah ini lepas darimu!

tapi berdoalah agar kamu diberi pundak yang kuat untuk menahan beban.


Bila kamu lelah dalam da'wah ini,
kumpulkan SEMUA semangat
dan yakini bahwa Allah SAYANG padamu!

MAJU dan MAJU TERUS!

hingga kelelahan itu lelah mengejarmu!!

..............

"cengeng kamu sha.
kayak gitu aja udah ngeluh?
kayak gitu udah ngerasa lelah??

CENGENG!

ayo bangkit sha, BANGKIT!!"

.........

"kamu selama ini kemana aja??
kok masih belum ngerti jalan ke surga??

ya inilah jalan kita,
jalanmu, jalanku.
jalan DA'WAH!"

.....

"udah hilangkah kerinduan pada surga itu??
kenapa baru seperti ini saja sudah menyerah??"

...

oke, udah cukup menampar diri sendiri hari ini.
kamu emang udah keterlaluan og sha.
nggak boleh terulang lagi.
awas kalo besok lagi cengeng!
awas kalo besok lagi lemah!!

surga masih sangat jauh shaa,,

dan kamu BELUM punya apa-apa untuk ngeraih itu!!

sadar sha, SADAR!

Thursday, February 2, 2012

bismillah.. :)

ditengah sebuah proses menuju jalan ke surga..

"lelah?

..justru itulah nikmatnya..


justru disanalah berkahnya.."


jika Allah yang menjadi tujuan,
kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan
yang KECIL dihadapanNya?? :)


ud'uuni astajib lakum..
tetap SEMANGAT sampai AKHIRAT!! \^__^/

Wednesday, February 1, 2012

selamat datang dalam dekapan ukhuwah

mari merenung sederhana
tentang bagaimana membangkitkan kembali kekuatan ummat
yang hari ini terserak-serak bagai buih tak berarti..

tentu saja tak hendak muluk,
semua ikhtiar itu dimulai dari dalam diri kita..

dan di sini kita menginsyafi
bahwa iman berbanding lurus dengan kualitas hubungan yang kita jalin pada sesama..

juga bahwa tiap hubungan yang tak didasari iman akan jadi sia-sia..

dan baik iman maupun ukhuwah, memerlukan upaya untuk meneguhkan dan menyuburkannya..


selamat datang dalam dekapan ukhuwah.. :)

Google+ Followers

Google+ Badge